Sepakbola merupakan pemersatu bangsa disaat banyak sekali masalah yang terjadi dalam negeri. Indonesia memiliki basis suporter yang besar bahkan terbesar di dunia saat ini. Namun kurangnya prestasi di Indonesia memiliki beberapa faktor dan kendala sehingga sepakbola Indonesia membutuhkan pembaharuan yang optimal agar sepakbola Indonesia lekas maju.
Dikutip dari kompas.com (16/07/2018), Juru taktik asal Spanyol yakni Luis Milla yang dihadapkan dengan harapan dari 250 juta masyarakat Tanah Air agar bisa membawa tim Merah Putih berprestasi. Dibalik itu semua sebenarnya Indonesia memiliki banyak sekali pemain yang potensial. Namun karena kepengurusan yang sering bermasalah menjadikan pemain potensial yang bermain di luar negeri seolah enggan kembali. Inilah bukti pemain asal Indonesia yang lebih memilih membela negara lain.
Mahali bin Jazuli
Mahali bin Jazuli pernah membuat pendukung Indonesia bersedih karena golnya ke gawang Indonesia. Pemain yang berposisi bek ini merupakan putra asli daerah Gresik, Jawa Timur. Mahali bin Jazuli lebih memilih Malaysia karena besar disana padahal kedua orang tuanya asli orang Indonesia.
Emil Audero Mulyadi
Pemuda ini merupakan bakat potensial yang dimiliki Indonesia. Penjaga gawang ini merupakan kelahiran Mataram. Emil Audero Mulyadi menolak panggilan Indonesia dan lebih memilih Italia meskipun saat ini negeri Pizza tersebut memiliki banyak kiper berkualitas. Pemain satu ini bahkan sempat menyindir Indonesia ketika ia menolak panggilan PSSI dengan mengunggah fotonya berseragam Italia junior dengan ikon ketawa.
Andri Syahputra
Pemain satu ini merupakan putra asli Indonesia, ia adalah Andri Syahputra. Pemain asal Aceh ini besar di Qatar. Ketika PSSI memanggilnya untuk memperkuat timnas Indonesia U-19, ia menolak dengan alasan pendidikan yang justru beberapa hari kemudian terlihat membela Qatar U-19.

